Verified

Update 24 Februari 2015: Pendaki G. Cikuray Fahrudin Tersesat 23 Februari 2015: DITEMUKAN, OpSAR Ditutup

Lokasi     : Pos Bayangan
Tanggal     : Feb 24 2015
Jam     : 21:53 | WIB

Detail Informasi
Update 24 Februari 2015: Pendaki G. Cikuray Fahrudin Tersesat 23 Februari 2015: DITEMUKAN, OpSAR Ditutup

Unit SAR Unpad
@SARUnpad

Operasi SAR Fakhruddin ditutup. Survivor selamat. Terimakasih kpd semua potensi SAR dan instansi yang berjuang demi kemanusiaan.
9:44pm · 24 Feb 2015 · Twitter for Android
Cikeruh, West Java, Indonesia
___________________________

Update 24 Februari 2015: Pendaki G. Cikuray Fahrudin Tersesat 23 Februari 2015: DITEMUKAN

#SurvivorCikuray TB Agus BPBD Garut: Fahrudin ditemukan sekitar Pos 3 Puncak Bohong di Gunung #Cikuray sekitar 1 kilometer dr puncak gunung
5:04pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

2. #SurvivorCikuray Kondisi tubuh Fahrudin sangat lemas dan belum bisa bergerak banyak sehingga tim penyelamat hrs menandunya @infopendaki
5:05pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

3. #SurvivorCikuray pencarian dan penyelamatan dilakukan Basarnas, Muspika Cilawu, BPBD Garut, dan relawan. @infopendaki @infobencana
5:06pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

4. #SurvivorCikuray Diduga, Fahrudin mngalami mountain sickness, stlh kelelahn mengikuti teman-temannya saat turun dr #Cikuray @infopendaki
5:07pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

5. #SurvivorCikuray Fahrudin tertidur dan tertinggal. Kondisinya sudah sangat lemas. @infopendaki @infobencana
5:09pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

6. #SurvivorCikuray dr Pos 3 Pncak Bohong,Fahrudin dibawa ke pos pemancar brjrak skitar 4 km, kemiringan lereng 70 derajat. @infopendaki
5:11pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

7. #SurvivorCikuray dari pos pemancar, barulah Fahrudin bisa dibawa menggunakan mobil, ke puskesmas terdekat @infopendaki
5:12pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client
_______________________

Pendaki yang Hilang di Cikuray Akhirnya Ditemukan
Selasa, 24 Februari 2015 - 12:47 wib

Fani Ferdiansyah
Jurnalis

GARUT - Fahrudin (24), pendaki asal Jakarta yang dilaporkan hilang di Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Dia temukan lemas oleh tim pencari gabungan tepat sekira pukul 12.00 WIB.

“Barusan pukul 12.00 WIB, base camp di kawasan pemancar sudah mendapat informasi positif dari tim yang berada di atas gunung. Pendaki gunung atas nama Fahrudin akhirnya ditemukan. Dia dalam keadaan hidup namun kondisinya lemah,” kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut TB Agus, Selasa (24/2/2015).

Saat ditemukan, Fahrudin masih berada di lokasi kawasan Puncak Bohong, Gunung Cikuray. Posisi warga Kelurahan Kalisari RT 03/11, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, ini sempat melenceng ke arah kanan jalur pendakian.

“Kemungkinan selama dinyatakan hilang dia tersesat mengambil jalur ke kanan, yaitu yang tembus ke arah Kecamatan Salawu. Namun belum terlalu jauh,” ujarnya.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan BPBD, kelompok pecinta alam, beserta unsur Muspika Kecamatan Cilawu, masih mengevakuasi Fahrudin turun dari Gunung Cikuray. Rencananya dia akan dibawa ke instalasi medis terdekat untuk diberi pertolongan.

“Kondisinya lemah sekali. Sangat wajar karena sejak dua hari dinyatakan hilang, dia survive sendiri di gunung. Tim masih memapahnya untuk pulang,” katanya.

Sebelumnya, Fahrudin bersama delapan temannya mendaki gunung tertinggi di Kabupaten Garut itu pada Sabtu 21 Februari 2015 sekira pukul 08.00 WIB. Dia kemudian dinyatakan hilang pada keesokan harinya, setelah delapan temannya menuruni Cikuray pukul 14.30 WIB.

(ris)
____________________________

Update 24 Februari 2015: Pendaki G. Cikuray Fahrudin Tersesat 23 Februari 2015: DITEMUKAN

Leopold Kennedy Adam
@LeopoldAdam

Fahrudin Pendaki Gunung Cikuray yag hilang Ditemukan jam 12.00 - 24 Feb. Demikian TB Agus Kasie kesiapsiagaan BPBD Garut. @infobencana
Translate Tweet
12:46pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

Leopold Kennedy Adam
@LeopoldAdam

#Cikuray 24/02-12.00 #survivor ditemukan dalam keadaan lemah oleh para relawan yang melakukan pencarian sejak Senin kemarin @infobencana
Translate Tweet
12:48pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client

Leopold Kennedy Adam
@LeopoldAdam
#Cikuray 24/02-12.00 #ketemu #survivor akan dibawa menuju ke Garut, diberikan pemeriksaan dan perawatan medis terlebih dahulu. @infobencana
Translate Tweet
12:51pm · 24 Feb 2015 · Twitter Web Client


------------------------------------

Update 24 Februari 2015: Pendaki G. Cikuray Fahrudin Dikabrkan Tersesat 23 Februari 2015: Berlangsung Operasi Pencarian

Sebelum Hilang, Fahrudin Tertinggal Rombongan Selama 15 Menit
Selasa, 24 Februari 2015 - 09:58 wib

Fani Ferdiansyah
Jurnalis

GARUT - Pendaki asal Jakarta, Fahrudin (24), dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat. Saat berada di Puncak Bohong, Fahrudin tertinggal dari rombongan selama 15 menit.

"Dia tertinggal oleh delapan pendaki rombongannya di kawasan Puncak Bohong. Mungkin ini awal penyebab dia tersesat," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, TB Agus, Selasa (24/2/2015).

Agus mengatakan, besar kemungkinan Fahrudin dan teman-temannya telah mencapai puncak Cikuray. Namun, permasalahan terjadi ketika mereka hendak turun gunung.

"Setelah dari Puncak Bohong itu ada tiga jalur yang menentukan sebuah arah. Satu jalur ke kanan yang nantinya tembus ke wilayah Kecamatan Salawu, satu jalur lurus ke arah Pemancar yang langsung menuju lokasi perkebunan, serta satu arah lainnya ke kiri yang tidak lain adalah jurang," sebutnya.

Untuk jalur pendakian normal, biasanya rute yang diambil adalah dari Pemancar menuju puncak dan kembali ke Pemancar atau jalur lurus. Bila dalam keadaan santai, waktu pendakian yang ditempuh saat menaiki gunung ini adalah selama tiga jam, sementara ketika turun hanya sekira 1,5 jam.

"Dugaan kami, dia salah ambil jalur. Apakah jalurnya ke kanan atau ke kiri. Yang jelas, keadaan di sana cukup berkabut. Cukup menyulitkan memang bagi seseorang untuk menentukan arah jalannya pulang," ujarnya.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Basarnas, kepolisian, muspika, dan kelompok pencinta alam, kini masih melakukan proses pencarian di Gunung Cikuray. Menurut Agus, tim gabungan akan kembali ke kawasan Puncak Bohong dan menelusuri sejumlah jalur yang kemungkinan dilintasi Fahrudin.

"Tadi malam, pihak keluarga Fahrudin dari Jakarta ada yang datang untuk melihat langsung upaya pencarian. Mereka adalah ayah dan kakaknya. Kami arahkan agar pihak keluarga menunggu di kawasan pemancar," ucapnya.

Seperti diberitakan, Fahrudin bersama delapan temannya mendaki gunung yang berlokasi di Kecamatan Cilawu ini pada Sabtu 21 Februari 2015 sekira pukul 08.00 WIB.

Warga Kelurahan Kalisari RT 03 RW 11, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, tersebut kemudian dilaporkan hilang ketika kedelapan teman-temannya menuruni gunung pada Minggu 22 Februari 2015.

(ris)

--------------------------------------

Fahrudin Hilang Kontak saat Pendaki Gunung Cikuray
Selasa, 24 Februari 2015 00:02 WIB

GARUT, TRIBUN - Fahrudin (24), warga Gang Mawar, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, hilang kontak saat mendaki Gunung Cikuray, Senin (23/2).

Kasi Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan awalnya 9 pendaki mendaki Gunung Cikuray, Sabtu (21/2) pukul 08.00.

Minggu (22/2) sekitar pukul 14.30, mereka turun dari puncak gunung tersebut. Namun, Fahrudin tiba-tiba hilang, sedangkan 8 pendaki lainnya bisa mencapai kaki gunung.

"Tindakan yang diambil muspika dan relawan langsung mendatangi lokasi pemancar Gunung Cikuray untuk mencari informasi keberadaan Fahrudin," katanya.

Sampai Senin tengah malam, Fahrudin belum juga ditemukan. Sedangkan, 8 rekan pendakinya menunggu di kaki Gunung Cikuray dan berusaha mencarinya. (Sam)
____________________________


Pendaki G. Cikuray Fahrudin Dikabrkan Tersesat 23 Februari 2015: Berlangsung Operasi Pencarian

Unit SAR Unpad ‏@SARUnpad
Tim SAR Unpad bersama Brimob Polda Jabar. Dalam keberangkatan menuju lokasi. Selamatlah Alam Semesta!
Cikeruh, West Java
0 balasan 0 retweet 0 favorit
22.44 - 23 Feb 2015

Unit SAR Unpad ‏@SARUnpad
Tim Unit SAR Unpad sudah mengirim personil untuk terjun langsung ke lokasi. Info kontak Mulyana-SAR Unpad.
Cikeruh, West Java
22.39 - 23 Feb 2015

Unit SAR Unpad ‏@SARUnpad
Berita Operasi. Satu orang hilang bernama fahrudin di Gunung Cikuray. Survivor berusia 24 Tahun. Mahasiswa Politeknik. #OperasiSARFahrudin
Cikeruh, West Java
22.38 - 23 Feb 2015

Unit SAR Unpad
@SARUnpad

Kontak Mul +6289657150220 "@AufikAmbon: @SARUnpad klo dari pihak luar bisa ikut gabung ga min?"
Translate Tweet
12:56am · 24 Feb 2015 · Twitter for Android
Garut, West Java, Indonesia

---------------------
MARABUNTA
@paraMarabunta

1. Data korban pendaki yg hilang di Mt, cikuray; Nama: Fakhruddin(kipay). Umur: 24 tahun asal kalisari, jakarta timur.
Translate Tweet
10:36pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

MARABUNTA
@paraMarabunta
2. Perbekalan yg di bawa korban; mie instan 1,air 1L ,buah peer 1. pakai baju hitam, celana pendek ada garis kuning di celananya.#Gn.Cikuray
Translate Tweet
10:36pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

MARABUNTA
@paraMarabunta
3. Semoga saudara kita kang Fakhruddin dapat segera diketemukan dengan selamat. Amin ya Alloh @warkopPAGUCI
Translate Tweet
10:41pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

----------------------

Trisula Adventure
@warkopPAGUCI
Korban yg hilang belum di temukan sampai saat ini, dan pihak keluarga korban sedang menuju pos pemancar @infopendaki @PendakiJakarta
Translate Tweet
10:22pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

Trisula Adventure
@warkopPAGUCI
Perbekalan yg di bawa korban; mie instan 1,air 1L ,buah peer 1. pakai baju hitam, celana pendek ada garis kuning di celananya. @infopendaki
Translate Tweet
10:11pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

Trisula Adventure
@warkopPAGUCI
Data korban pendaki yg hilang di Mt, cikuray; Nama: Fakhruddin(kipay). Umur: 24 tahun asal kalisari, jakarta timur @infopendaki
Translate Tweet
10:09pm · 23 Feb 2015 · Twitter for Android

---------------

fajar arifin ‏@zozink
Sampurasun, Darurat, ada pendaki tersesat / hilang di Gn. cikuray. Sekarang, ranger dari pos pemancar sedang… — https://path.com/p/Lg9Iw
13.13 - 23 Feb 2015

Sampurasun, Darurat, ada pendaki tersesat / hilang di Gn. cikuray. Sekarang, ranger dari pos pemancar sedang melakukan penyisiran, butuh bantuan segera untuk melakukan penyisiran dan evakuasi. Hubungi : Panji Buana - 087827353493
Di Utamakan untuk wilayah Garut.

Bantu doanya ya dan Mudah2an korbat dapat di temukan.. Aamiin
February 23rd, 2015

___________________________________

Gunung Cikuray 2818 Mdpl
Posted on | November 28, 2012

Gambaran Umum
Gunung Cikuray terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikuray mempunyai ketinggian 2.818 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah tiga gunung lainnya yaitu, Gunung Ceremai (3078 mdpl), Gunung Pangrango (3019 mdpl), dan Gunung Gede (2958 mdpl). Gunung Cikuray terletak persis di tengah-tengah Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat yang dikelilingi oleh 5 kecamatan yaitu Cilawu, Cigedug, Cikajang, Banjarwangi, dan Bayongbong. Gunung Cikurai mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane dan Hutan Ericaceous.

Jalur Pendakian

Terdapat tiga jalur pendakian yang umum dilalui : Cikajang, Bayongbong, dan Cilawu. Dengan titik awal pendakian terdekat dari puncak namun terjal adalah dari Kecamatan Cikajang, sedangkan jalur terjauh dari Kecamatan Bayongbong. Jalur pendakian dari Kecamatan Cikajang dan Boyongbong lebih jarang dilalui untuk pendakian, maka ada kemungkinan kedua jalur tersebut sudah tertutup tumbuhan, namun masih dapat dilalui dengan perbekalan yang lebih dan alat tebas. Jalur pendakian dari Kecamatan Cilawu melalui Desa Dayeuhmanggung lebih umum digunakan, sehingga lebih jelas dan terarah. Pada bahasan selanjutnya hanya akan dijabarkan jalur melalui Kecamatan Cilawu.

Akses dari Kota Terakhir

Pendakian Gunung Cikuray dari Cilawu dapat dicapai dari Garut. Perjalanan dari jalan raya untuk menuju titik awal pendakian yaitu stasium pemancar TV dapat memakan waktu sekitar 2 jam sampai dengan 3 jam berjalan kaki atau dapat menggunakan jasa ojek hanya sekitar 40 menit. Untuk trek jalan dari jalan raya menuju stasiun pemancar TV, dapat dilalui dari Desa Babakan Loak – Desa Cisumur – Desa Mekarsari – stasiun pemancar TV. Keadaan jalan untuk menuju stasiun pemancar cukup lebar di mana dapat dilalui mobil namun jalan tersebut hanya tesusun dari bebatuan. Jika hendak menuju Kecamatan Cilawu ini dengan kendaraan umum dapat mengambil jurusan Garut yang akan berhenti di Terminal Garut (Guntur), kemudian dilanjutkan dengan angkot 06 menuju Cilawu, dapat turun di Sukamulya atau Cigarungsang, Lalu dapat dilanjutkan dengan jasa ojek untuk menuju Stasiun pemancar.

Jalur Pendakian Cilawu

Stasiun Pemancar – Pos 4

Stasiun pemancar TV memiliki koordinat 07°18’14’’ LS, 107°52’54’’BT. Dari stasiun pemancar, memulai pendakian melalui kebun teh dengan punggungan yang terlihat jelas, dari sana juga dapat terlihat bentuk punggungan yang akan didaki hingga menuju puncak Gunung Cikuray jika cuaca cerah tanpa kabut. Perjalanan melewati kebun teh hanya singkat, sekitar 30 menit dengan keadaan jalur yang gersang dan berdebu. Setelah itu baru memasuki hutan yang teduh. Di luar musim hujan, kondisi tanah masih terlihat gersang dan berdebu bila ditapaki.

Pos 1 dapat dicapai dari stasiun pemancar TV dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Kemudian ditambah sekitar 50 menit lagi untuk menuju Pos 2. Waktu tempuh Pos 2 ke Pos 3 adalah 1,5 kali lebih lama dibanding waktu tempuh dari Pos 1 ke Pos 2. Karena medannya yang curam, dengan kontur yang rapat, Pos 1, Pos 2, dan Pos 3 hanya mampu menampung satu sampai dua tenda. Sementara di Pos 4 terdapat tempat yang lebih luas yang dapat menampung sampai tiga tenda.

Sebelum memulai pendakian, sebaiknya mengisi perbekalan air di stasiun pemancar TV. Dalam musim kemarau panjang, pendaki tidak dapat mengisi perbekalan air di stasiun pemancar karena para pekerja di stasiun pemancar tersebut juga harus bolak–balik ke desa untuk mengisi ulang air yang mereka butuhkan. Maka untuk lebih pastinya, sebaiknya diisi sebelum menuju stasiun pemancar, tepatnya di desa terakhir : Desa Cisumur atau Cikoneng di Desa Dayeuh Manggung, Kecamatan Cilawu.

Pos 4 – Puncak Cikuray

Pos 4 berada pada posisi 07°19’11.3’’ LS, 107°52’14.2’’BT. Perjalanan dilanjutkan terus mendaki dari Pos 4 menuju Pos membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan kemiringan yan lebih terjal seperti Pos 3 menuju Pos 4 yang kemudian dapat dilanjutkan ke Pos Puncak Bayangan dengan koordinat 07°19’19’’ LS, 107°51’59’’BT yang memiliki lahan yang lebih luas dari lima pos sebelumnya dan dengan keadaan lebih datar tanpa adanya semak belukar.

Perjalanan setelah Pos Puncak Bayangan dapat dilakukan menuju Pos 6 pada koordinat 07°19’19’’ LS, 107°51’33’’BT yang luasnya hampir sama dengan pos puncak bayangan yang mampu menampung sekitar 3 sampai 4 tenda. Dari Pos 6 ini pepohonan tinggi sudah tidak terlalu rapat namun masih dapat menghalangi hantaman angin langsung dan sudah sangat dekat dengan Puncak Gunung Cikuray. Pos 6 ini dapat menjadi tempat yang paling santai untuk menunggu momen matahari terbit atau tenggelam. Hanya tinggal menanjak ke puncak kurang dari 15 menit dengan membawa perbekalan secukupnya, lalu balik lagi ke Pos 6 sekitar 10 menit.

Puncak Gunung Cikuray dengan koordinat 07°19’21”LS, 107°51’36”BT menampilkan panorama kota dan pegunungan di wilayah Garut. Di sebelah barat tampak berjajar pegunungan sampai ke arah utara, mulai dari Gunung Papandayan sampai Gunung Guntur.

Di puncak Gunung Cikuray terdapat bangunan berupa pos seluas 2.5 x 2.5 meter. Jadi hanya mampu menampung 1 tenda. Menempati pos di puncak ini merupakan pilihan yang beresiko, apalagi di saat musim hujan. Selain karena kondisi puncak yang gersang dan tidak dikelilingi pepohonan, pos tersebut biasa menjadi incaran para pendaki yang langsung menuju puncak untuk mendirikan tenda

Sumber Acuan

Beberapa sumber acuan yang digunakan untuk data Gunung Cikuray ini adalah peta bakosurtanal 1:25000 lembar 1208-623 Cikajang dan 1208-624 Cilawu serta catatan perjalanan anggota Astacala pada bulan September 2012.

Tulisan oleh Ilfan Firqad
Credibility: UP DOWN 1


Leave a Comment
Name:
Email:
Comments:
Security Code:
The Captcha library requires GD2 with FreeType support. Please see http://php.net/gd_info for more information.