Verified

71115; Bumi Perkemahan Blok Ipukan, Dusun Palutungan, Cigugur, Kab Kuningan; 4 Peserta Diksar PA SMAN 1 Jamblang Cirebon #MD Tersambar Petir

Lokasi     : pos palutungan
Tanggal     : Nov 7 2015
Jam     : 22:55 | WIB

Detail Informasi
71115; Bumi Perkemahan Blok Ipukan, Dusun Palutungan, Cigugur, Kab Kuningan; 4 Peserta Diksar PA SMAN 1 Jamblang Cirebon #MD Tersambar Petir

Sabtu, 07 November 2015 - 22:29:48 WIB
Sispala SMAN 1 Cirebon Meninggal Tersambar Petir Pada Saat Diklatsar
Kategori: Berita Diposting oleh : Yana Irwan

Cirebon, MapalaPTM.Com (7/11) - Peristiwa Terjadi pada saat Pecinta Alam SMAN 1 Jamblang Cirebon sedang melaksanakan rutinitas kegiatan tahunan untuk memberikan para anggota baru nya pendidikan dan pelatihan dasar kepecinta alaman dengan jumlah peserta 7 orang, panitia 5 orang dan pembina 1 orang.

Kegiatan Diklatsar ini rencananya berlangsung dari hari jumat hingga hari minggu yang berlokasi di Bumi perkemahan Ipukan Cigugur dengan kondisi dataran terbuka yang baru berfungsi pada 2 tahun yang lalu dan dekat dengan area jaringan listrik penduduk.

Kejadian Tersambar petirnya pada hari sabtu jam 14.30 WIB dan langsung di evakuasi para korban pada jam 15.00 WIB, Selain itu sambaran petir juga mengakibatkan Sekring-sekring rumah penduduk di sekitarnya pada Jebol semua (Sumber: Salah Satu Tokoh Bukper yaitu UWa Nana)

Akibat Kejadian Tersambar petir pada kelompok pecinta alam yang sedang melakukan kegiatan DIklatsar yaitu 4 Orang Meninggal Dunia:
1. Dean Andika (Jamblang Cirebon)
2.Arif Budiyanto (Tegal Wangi Plered Cirebon)
3.Andrian (Jamblang Cirebon)
4.Belum Jelas (Masih Menunggu Info nya)

Selain itu juga ada 1 orang perempuan sedang mengalami kritis dan 1 orang laki-laki terkena shock kejut dari Universitas Muhammadiyah Cirebon jurusan Informatika.

Narasumber: Taufik Ismail dan Yana Irwan


-----------------------

Ini Kronologis Persitiwa Maut Empat Pelajar Tersambar Petir
By: RedakturOn: 07/11/2015

KUNINGaN (CT) – Tragedi maut di Bumi Perkemahan Blok Ipukan, Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Cigugur, Kabupaten Kuningan yang menewaskan sedikitnya dua pelajar dan dua alimni SMAN 1 Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon perisitiwanya cuku cepat.

Bahkan, orang yang ada di lokasi kejadian tidak menyangka jika kilatan petir yang terjadi saat hujan deras itu ternyata menewaskan peserta kemping, Sabtu (07/11).

Menurut saksi di lokasi kejadian, Wawan suwandi warga RT. 05 RW 03 Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon yang juga sebagai Guru Pembimbing SMAN 1 Jamblang menjelaskan ketika rombongan selesai memperbaiki tenda yang bocor karena hujan deras kemudian istirahat di Mushalah dan gubuk.

“Mendadak terdengar kilatan yang berbarengan suara petir, semua yang ada di lokasi pun kaget. Namun tidak menyangka kalau kilatan petir itu ternyata mengakibatkan beberapa korban sudah tergeletak di tanah,” jelasnya.

Kegiatan yang gelar, kata Wawan kepada kepolisian Polres Kuningan khususnya siswa dan alumni SMAN 1 Jamblang, semua korban kejadian tersebut merupakan anggota rombongan Pelatihan Dasar Pecinta Alam SMAN 1 Jamblang. Juga, kata dia ada rombongan lain yakni dari rombongan Perkemahan Organisasi Mahasiswa Jurusan Tehnik Informatika Universitas Muhamadiyah Cirebon.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 4 orang meninggal dunia dari rombongan SMAN 1 Jamblang antara lain, Dean Andika (15)dan Andrian (15) keduanya siswa SMAN 1 Jamblang Cirebon, korban lainnya, Arif Budiyanto (24) dan Arif Budiman (25) Tegal Wangi Plered Cirebon, keduanya merupakan alumni dan panitia kemping rombongan SMAN 1 Jamblang.

Bukan saja mengakibatkan empat korban tewas seketikam tragedi tersebut mengakibatkan 3 orang harus menjalani observasi di UGD RS. Sekar Kamulyaan Cigugur, mereka antara lain Fahat mahasiswa Universita Muhamadiyah Cirebon, Nurhalizah (17)dan Anisa (16) keduanya siswa SMAN 1 Jamblang.

Masih menurut Wawan, rombongan SMAN 1 Jamblang jumlahnya 7 orang peserta, panitia 5 orang dan pembina 1 orang, mereka mulai melaksanakan kegiatan sejak hari Jumat tanggal (06/11) yang rencananya kemping sampai hari Minggu (08/11) nanti.

“Di sana, masih ada rombongan dari Universitas Muhamadiyah Cirebon yang persertanya 40 orang. Panitia 30 orang dan mulai melaksanakan kegiatan hari Sabtu (07/11) tiba di lokasi 08.30 WIB, rencananya sama sampai hari Minggu (08/11),” tukasnya. (Ipay)
Credibility: UP DOWN 0