Verified

Update 29/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Meninggalnya Rian Hadi: Foto Evakuasi Via @rinjanitrekker; #Dok fb stuk rinjani mountain

Lokasi     : Rinjani
Tanggal     : Aug 29 2014
Jam     : 10:49 | WIB

Detail Informasi
Update 29/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Meninggalnya Rian Hadi: Foto Evakuasi. Via @rinjanitrekker; fb stuk rinjani mountain

Rinjani Trekker ‏@rinjanitrekker
foto dokumentasi evakuasi jenazah korban ryan via fb stuk rinjani mountain @InfoRinjani @infobencana @infolombok pic.twitter.com/IyNvzo1EQc
10:48am · 29 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker ‏@rinjanitrekker
foto dokumentasi evakuasi jenazah korban ryan via fb stuk rinjani mountain @InfoRinjani @infobencana @infolombok pic.twitter.com/UGomIf5lEQ
10:46am · 29 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker ‏@rinjanitrekker
foto dokumentasi evakuasi jenazah korban ryan via fb stuk rinjani mountain @InfoRinjani @infobencana @infolombok pic.twitter.com/enTIJk7hRv
10:45am · 29 Aug 2014 · Twitter for iPhone


_____________________________________

Update 28/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Koordinator pos SAR Khayangan: Kronologis Singkat Meninggalnya Rian Hadi

BASARNAS:
TIM RESCUE POS SAR KHAYANGAN BERHASIL EVAKUASI PENDAKI YANG TERJATUH DI JALUR SELATAN TIMBANUH GUNUNG RINJANI

Tim rescue pos SAR Khayangan berhasil mengevakuasi pendaki yang terjatuh di jalur selatan Timbanuh gunung Rinjani pada hari Rabu (27/8) dalam keadaan meninggal pada pukul 18.00 wita dan korban langsung dibawa menuju rumah sakit selong lombok timur. Dalam proses evakuasi, tim rescue pos SAR Khayangan dibantu oleh potensi SAR yang ikut terlibat di lapangan yaitu tim rescue Taman Nasional gunung Rinjani (TNGR), BPBD Lotim, SAR Unit Lotim, dan MAPALA Lotim.

Identitas korban diketahui atas nama Rian Hadi (25) laki-laki asal Dusun Tauk Kabut Masbagik utara lombok timur. Informasi musibah ini sendiri diterima Kantor SAR Mataram dari laporan Koordinator pos SAR Khayangan pada hari senin (25/8) pukul 13.30 wita. Beberapa menit kemudian setelah menerima laporan, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan satu tim rescue Pos SAR Kayangan untuk menuju lokasi terjatuhnya pendaki tersebut.

Putu Arga Sujarwadi selaku Koordinator pos SAR Khayangan menuturkan, Rian bersama 6 tamunya dari bengkulu dan jakarta berangkat mendaki gunung Rinjani pada hari rabu (20/8) melalui jalur bawa nau Sembalun dimana jalur ini merupakan jalur tidak resmi untuk pendakian. Mereka mendaki sampai puncak dan turun melalui jalur selatan Timbanuh. Saat turun dari puncak dan sampai di danau segara anak, mereka bertemu 7 orang pendaki dari Masbagik. Mereka pun sepakat turun secara bersama-sama dari jalur timbanuh. Mereka melanjutkan perjalanan jm 12.00 wita dari danau dan maghrib tiba di bawah pelawangan. Mengingat logistik sudah menipis, Rian pun mencari jalur turun agar cepat sampai di tujuan, namun tersesat. Rian pun memutuskan untuk balik kembali ke tempat pendaki lainnya berada di bawah pelawangan. Saat diperjalanan Rian terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter.Salah satu personil dari TNGR mengatakan, ke-14 pendaki tersebut merupakan pendaki yang tidak terdaftar di TNGR atau pendaki ilegal.

Tim rescue pos Khayangan saat pencarian hari pertama sempat bivak di pos 2 Timbanuh dikarenakan hari sudah gelap dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian. Keesokan paginya, pencarian dilanjutkan dan Rian pun berhasil ditemukan di bawah jurang. Rian pun langsung dievakuasi dibantu oleh potensi SAR yang terlibat. Dengan telah berhasilnya dievakuasi korban, operasi SAR terhadap pendaki yang jatuh di jalur selatan Timbanuh gunung Rinjani dinyatakan ditutup. (lanang)


____________________________

Update 27/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Evakuasi Jenazah Ryan Hadi Selesai: BASARNAS: SAR ditutup pukul 19.00 WITA

BASARNAS:
KETUA ROMBONGAN PECINTA ALAM JATUH DI JALUR SELATAN GUNUNG RINJANI

MATARAM - Rian Hadi (25th) pemuda asal Dusun Tauk Kabut Masbagik Utara Lombok timur adalah ketua dari 14 rombongan pemuda pecinta alam dari berbagai daerah yang melakukan pendakian melalui jalur Sembalun (Jalur Selatan). Ia diduga terpeleset sehingga terjatuh ke dalam jurang pada hari minggu, 24 Agustus 2014, Pada senin (26/8) pukul 13.55 WITA Tim sar bergerak menuju lokasi dimana Tim SAR harus melakukan pendakian ke gunung Rinjani, korban di ketahui melakukan pendakian dengan melewati jalur yang belum di buka resmi (membuka jalur baru ).

Korban tergelincir dan jatuh ke dasar jurang korban berhasil ditemukan pada pukul (26/08) pukul 15.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia, Tim SAR Kayangan tiba di pelawangan timbanuh pada pukul (18.00 WITA ) dimana kondisi tidak memungkinkan proses evakuasi sehinga Tim SAR harus membuka bivak dan operasi SAR di lanjutkan Pada esok Hari.

Tim SAR kembali melakukan proses evakuasi pada (27/08) pukul 07.00 WITA dimana Tim SAR langsung melakukan evakuasi korban yang berada pada jalur selatan gunung rinjani, Pukul 18.00 WITA Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dalam keadan meninggal dunia dan langsung di bawa kerumah sakit selong Lombok Timur, Operasi SAR ditutup pada pukul 19.00 WITA dan semua unsur di kembalikan pada kesatuan masing masing serta ucapan terima kasih.

---------------------------

Jenazah Korban Gunung Rinjani Disambut Isak Tangis Keluarga

LOTIM, kancantaradio.com – Jenazah korban kecelakaan Gunung Rinjani, Rian Hadi (25), asal dusun Paok Kambut, desa Masbagik Utara Baru, kecamatan Masbagik, disambut oleh isak tangis dari puluhan keluarga korban, Rabu (27/8/2014).

Sekitar pukul 11.30 wita, jenazah korban sampai di RSUD Raden Soedjono Selong dan langsung dimandikan oleh petugas rumah sakit. Suasana pun terasa haru oleh suara isak tangis dari puluhan keluarga korban.

Semntara itu, ayah korban, Amrul Hadi, tak henti mengeluarkan air matanya melihat jenazah anaknya yang sedang dimandikan. Sembari menghapus air matanya, Amrul menuturkan, tidak ada pirasat maupun tanda-tanda akan terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa anaknya itu.

Masih kata Amrul, anak bungsunya itu memang sudah terbiasa mendaki ke Gunung Rinjani. Korban juga sering membawa tamu dari luar daerah dan menginap di rumahnya sebelum berangkat mendaki. Bahkan, dua hari sebelum korban pergi mendaki. Ia telah mendaki bersama pacarnya.

Lanjut Amrul, korban adalah anak yang pendiam dan mudah bergaul. “Ia juga adalah anak yang penurut terhadap kedua orang tua dan keluarga, kata Amrul.

Ketua Harian Search And Rescue (SAR) Lotim, M Nur Armi, kepada tim RSK menuturkan. Evakuasi dilakukan sejak hari Senin (25/8/2014) pukul 10.30 wita. Selanjutnya Tim SAR sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi pukul 11.00 wita hingga sampai di SRSUD Raden Soedjono Selong, Rabu (27/8/2014) pukul 11.30 wita.

Di tengah perjalanan, timnya menemukan hambatan yakni jalan yang menanjak dan terjal. Namun, dengan semangat dan kerja keras, akhirnya korban dapak dievakuasi. “Korban ditemukan 2300 meter di atas permukaan laut (MDPL),” kata Armi. Ia juga mengatakan, korban terjatuh dari tebing dengan ketinggian 50 m.

Kronologis Kejadian

Sesuai dengan data yang dihimpun oleh tim RSK, kecelakaan terjadi saat Rian Hadi/Korban melakukan pendakian di wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Pada hari Rabu (20/08/14) sekitar pukul 08.00 wita, korban bersama 2 oarang temannya berasal dari Jawa berangkat menuju pendakian melewati Bawak Nao Sembalun.

Selanjutnya, hari Minggu (24/08/14), korban bersama 2 rekannya itu hendak pulang melewati jalur selatan (jalur hutan Mayung Polak desa Timba Nuh kec. Pringgasela).

Menurut keterangan saksi, An, mengatakan, pada saat itu ia bertemu di jalan jalur yang sama. Menjelang magrib, korban berjalan paling depan untuk melihat jalur jalan saat memasuki Pos Pelawangan. Namun, tak diketahui kenapa, tiba-tiba ada suara jatuh ke jurang di sekitar tersebut. Setelah melihat kondisi ke bawah, ternyata korban sudah tidak bisa diselamatkan.

Selanjutnya korban ditutupi oleh matras dan tas carrylnya yang diletakkan di samping korban agar korban dapat segera diketahui lokasinya apabila ada bantuan.

Sedangkan, 2 orang teman korban dari Jawa tersebut memutuskan balik jalur melalui jalur Sembalun. Sedangkan saksi memutuskan tetap melanjutkan perjalanan lewat jalur Timba Nuh.

Sekitar pkl 16.00 wita, saksi tiba di pintu masuk jalur Timba Nuh dan memberitahukan hal tersebut kepada tim SAR. Selanjutnya tim SAR secara estafet brangkat menuju TKP. (Yan)

______________________________

Update 27/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Meninggal; Evakuasi Ryan Hadi; Sudah di RS. Selong

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Semoga semua pihak bisa mengambil hikmah dari kejadian ini @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
11:25am · 27 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Terima kasih kpd semua pihak yg telah membantu dlm proses evakuasi jenazah korban ryan @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
11:23am · 27 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Menurut info yg kami terima jenazah korban ryan akan dimakamkan hari ini di masbagik lombok timur @infobencana @InfoRinjani
11:22am · 27 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Update : jenazah korban ryan saat ini sudah berada di RSUD selong @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
11:16am · 27 Aug 2014 · Twitter for iPhone

_____________________________________

Update 26/8/14: Duka dari Rinjani 24/08/2014: Pendaki Ryan Hadi Meninggal

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Evakuasi akan dilanjutkan kembali besok pagi. Diperkiran jenazah akan tiba dirumah duka (masbagik) pd siang hari @infobencana @InfoRinjani
10:32pm · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Berhubung sikon yg tdk memungkinkan tim evakuasi jenazah korban ryan menginap di pos 2 timbanuh. @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
10:28pm · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

---------------
Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Diperkirakan jenazah korban Ryan akan tiba di desa timbanuh skitar pukul 1-2 malam ini @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
6:12pm · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker

News update : Jenazah korban Ryan sdh berhasil dievakuasi sampai di plawangan selatan (timabanuh) @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
6:11pm · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

-----------------
Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Turut berduka cita atas meninggalnya saudara Ryan yg mengalami kecelakaan di jalur selatan Rinjani @InfoRinjani @infobencana @PendakiJakarta
10:14am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Semoga saudara Ryan diberikan tempat yg terbaik di sisiNYA. Amin YRA @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
10:17am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Sampai saat ini tim SAR Gabungan masih kesulitan mengevakuasi jenazah korban @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
10:17am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Jalur selatan Rinjani (Jalur Timbanuh) memang dikenal dengan medan nya yang sangat ekstrim @InfoRinjani @infobencana @PendakiJakarta
10:23am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Jalur Timbanuh belum dibuka sebagai jalur pendakian resmi oleh TNGR @InfoRinjani @infobencana @PendakiJakarta
10:26am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone

Rinjani Trekker @rinjanitrekker
Bagi kawan2 yg akan ke gunung Rinjani perlu kami ingatkan lagi agar lebih berhati2 "safety first" @infobencana @InfoRinjani @PendakiJakarta
10:29am · 26 Aug 2014 · Twitter for iPhone
----------------------------------

PAS Senduro @PA_Semeru
Selamat jalan Ryan Hadi (Bockel). Tawa, canda, dan Namamu akan selalu kami kenang. @InfoRinjani @rinjanitrekker pic.twitter.com/ntpXg7SOl3
9:34am · 26 Aug 2014 · Twitter Web Client

_______________________________

Rapii Darek

Berita Duka dari Rinjani

Innalillaahi wa inna ilaihi rooji'un..
Telah terjatuh ke jurang dan meninggal dunia di jalur selatan Rinjani (Timbanuh), saudara kita sesama pendaki atas nama akun facebook "Ryan Putra Edelweis"

Pendaki alumni IKIP Mataram angkatan 2008 asal desa Paoq Kambut,
Kecamatan Masbagik, Lombok Timur ini menjadi penunjuk jalan bagi
rekan-rekan pendaki asal Jakarta untuk melewati jalur Selatan Rinjani.

Ryan terjatuh ketika dalam perjalanan
dari danau Segara Anak menuju Pelawangan Timbanuh hari Ahad (24/08/2014) pagi pukul
10.00 WITA.

Menurut keterangan dari kawan di group "Pendaki Rinjani", jasad korban
telah dievakuasi tim SAR dan dibawa ke rumah duka sore (Senin, 25/08/14).

Semoga Allah swt mengampuni segala hilafmu dan menerima amal ibadahmu selama di dunia, kawan
Credibility: UP DOWN 0


Leave a Comment
Name:
Email:
Comments:
Security Code:
The Captcha library requires GD2 with FreeType support. Please see http://php.net/gd_info for more information.