Verified

KRB Desa Gamber; Erupsi Sinabung dan Awan Panas Sinabung 21/5/2016: 7 MD

12:42 May 22 2016 Gamber

KRB Desa Gamber; Erupsi Sinabung dan Awan Panas Sinabung 21/5/2016: 7 MD
Description
#DukaSinabung 21 Mei 2016
BNPB ‏@BNPB_Indonesia:
1)Data BPBD Karo, terdapat 9 orang terlanda awan panas, 7 orang meninggal dunia dan 2 orang kritis dengan luka bakar terkena awan panas.
5:38 PM - 22 May 2016

2)korban berada di RS.Efarina Etaham Kabanjahe,yg merupakan warga Desa Gamber Kec. Simpang Empat Kabupaten Karo yang berada di zona merah

3)saat kejadian Gunung Sinabung meletus disertai luncuran awan panas pada Sabtu (21/5/2016) pukul 16.48 Wib.

4)7 org meninggal:1.Karman Milala (60),2.Irwansyah Sembiring,(17),3.Nantin Br. Sitepu (54),4.Leo Perangin-angin

5),5.Ngulik Ginting,6.Ersada Ginting (55).7.Brahim Sembiring (57),meninggal saat dirawat di RS.

6) Korban luka yang masih dirawat :
1. Cahaya Sembiring (75).
2. Cahaya br Tarigan (45).

7) Tidak diketahui secara pasti berapa banyak masyarakat yang berada di Desa Gamber saat kejadian luncuran awan panas.

8)Harusnya tidak ada aktivitas masyarakat. Namun sebagian masyarakat tetap nekat berkebun & berladang.

9)Alasan ekonomi adalah faktor utama yang menyebabkan masyarakat Desa Gamber tetap nekat melanggar larangan masuk ke desanya.

10)Pencarian dilakukan dengan tetap memperhatikan ancaman dari erupsi Gunung Sinabung.

11)Letusan disertai awan panas masih sering terjadi sehingga membahayakan bagi petugas SAR.

12)Desa Gamber berada pd radius 4 km di sisi tenggara dr puncak kawah Gunung Sinabung yg dinyatakan sebagai daerah berbahaya atau zona merah

13)Berdasarkan rekomendasi PVMBG, Desa Gamber tidak boleh ada aktivitas masyarakat

14)karena berbahaya dari ancaman awan panas, lava pijar, bom, lapilli, abu pekat dan material lain dari erupsi.

15)Sejak 31/10/2014, Desa Gamber direkomendasikan sebagai daerah berbahaya dan masyarakatnya harus direlokasi ke tempat yang lebih aman.

16)Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas, termasuk untuk mengolah lahan pertanian di Desa Gamber, apalagi saat status Awas.

17)Sebanyak 1.683 KK (4.967 jiwa) masyarakat di 4 desa harus direlokasi tahap kedua yaitu Desa Gamber, Kuta Tonggal,Gurukinayan, & Berastepu

18)Sambil menunggu proses relokasi, maka masyarakat ditempatkan di hunian sementara,

19)dimana BNPB memberikan bantuan sewa rumah sebesar Rp 3,6 juta/KK/tahun dan sewa lahan pertanian sebesar Rp 2 juta/KK/tahun.

20)Saat ini proses relokasi masih dilakukan. Adanya keterbatasan lahan menyebabkan relokasi tidak dapat dilakukan secara cepat.

21)Ka.BNPB,Willem Rampangilei,menginstruksikan kpd Bupati Karo agar segera mengambil langkah-langkah yg cepat guna mengosongkan zona merah

22)Patroli, penjagaan dan sosialisasi agar ditingkatkan. Aparat agar lebih tegas melarang masyarakat menerobos zona merah.

23)Sebab ancaman Gunung Sinabung bukan hanya letusan disertai awan panas, tetapi juga banjir lahar dingin.

24)TRC BNPB memberikan pendampingan kepada BPBD Karo. BNPB terus memberikan bantuan kepada Pemda Karo.

25)Total bantuan dana siap pakai yg telah diberikan BNPB utk penanganan erupsi G.Sinabung

26)sejak September 2013 hingga skrg mencapai lebih dr Rp.360 milyar

27)Aktivitas vulkanik masih tetap tinggi.

28)Potensi letusan susulan disertai luncuran awan panas juga masih berpeluang terjadi di sisi timur, tenggara dan selatan.

29)Adanya suplai magma dr perut Gunung Sinabung maka guguran lava yg menghasilkan awan panas umumnya terjadi setelah pertumbuhan kubah lava

30)Awan panas ini merupakan campuran material berukuran debu hingga blok

31)bersuhu lebih dari 700 derajat celsius yang meluncur dengan kecepatan bisa di atas 100 kilometer per jam.
6:00 PM - 22 May 2016


---------------------------

Korban Awan Panas Sinabung Bertambah Menjadi Sembilan Orang
22 Mei 2016 7:30 WIB

KARO - Korban jiwa awan panas letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara bertambah. Data sementara dari BPBD Karo, terdapat 9 orang terlanda awan panas, dimana 6 orang meninggal dunia dan 3 orang kritis dengan luka bakar terkena awan panas. Semua korban berada di RS. Efarina Etaham Kabanjahe. Semua korban adalah warga Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo yang berada di zona merah saat kejadian Gunung Sinabung meletus disertai luncuran awan panas pada Sabtu (21/5) pukul 16.48 Wib.

Nama korban meninggal dan luka-luka sebagai berikut:

Meninggal:
1. Karman Milala (60).
2. Irwansyah Sembiring (17).
3. Nantin Br. Sitepu (54).
4. Leo Perangin-angin.
5. Ngulik Ginting.
6. Ersada Ginting (55).

Luka-luka:
1. Brahim Sembiring (57).
2. Cahaya Sembiring (75).
3. Cahaya br Tarigan (45).

Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian korban dengan menyisir rumah dan kebun masyarakat. Tidak diketahui secara pasti berapa banyak masyarakat yang berada di Desa Gamber saat kejadian luncuran awan panas. Harusnya tidak ada aktivitas masyarakat. Namun sebagian masyarakat tetap nekat berkebun dan tinggal sementara waktu sambil mengolah kebun dan ladangnya. Alasan ekonomi adalah faktor utama yang menyebabkan masyarakat Desa Gamber tetap nekat melanggar larangan masuk ke desanya.

Pencarian dilakukan dengan tetap memperhatikan ancaman dari erupsi Gunung Sinabung. Letusan disertai awan panas masih sering terjadi sehingga membahayakan bagi petugas SAR.

Desa Gamber berada pada radius 4 km di sisi tenggara dari puncak kawah Gunung Sinabung yang dinyatakan sebagai daerah berbahaya atau zona merah. Berdasarkan rekomendasi PVMBG, Desa Gamber tidak boleh ada aktivitas masyarakat karena berbahaya dari ancaman awan panas, lava pijar, bom, lapilli, abu pekat dan material lain dari erupsi. Sejak 31Oktober 2014, Desa Gamber direkomendasikan sebagai daerah berbahaya dan masyarakatnya harus direlokasi ke tempat yang lebih aman. Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas, termasuk untuk mengolah lahan pertanian di Desa Gamber, apalagi saat status Awas. Sebanyak 1.683 KK (4.967 jiwa) masyarakat di 4 desa harus direlokasi tahap kedua yaitu Desa Gamber, Kuta Tonggal, Gurukinayan, dan Berastepu.

Sambil menunggu proses relokasi, maka masyarakat ditempatkan di hunian sementara, dimana BNPB memberikan bantuan sewa rumah sebesar Rp 3,6 juta/KK/tahun dan sewa lahan pertanian sebesar Rp 2 juta/KK/tahun. Saat ini proses relokasi masih dilakukan. Adanya keterbatasan lahan menyebabkan relokasi tidak dapat dilakukan secara cepat.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, telah menginstruksikan kepada Bupati Karo agar segera mengambil langkah-langkah yang cepat guna mengosongkan zona merah. Patroli, penjagaan dan sosialisasi agar ditingkatkan. Aparat agar lebih tegas melarang masyarakat menerobos zona merah. Sebab ancaman Gunung Sinabung bukan hanya letusan disertai awan panas, tetapi juga banjir lahar dingin. TRC BNPB memberikan pendampingan kepada BPBD Karo. BNPB terus memberikan bantuan kepada Pemda Karo. Total bantuan dana siap pakai yang telah diberikan BNPB untuk penanganan erupsi Gunung Sinabung sejak September 2013 hingga sekarang mencapai lebih dari Rp 360 milyar.

Aktivitas vulkanik masih tetap tinggi. Potensi letusan susulan disertai luncuran awan panas juga masih berpeluang terjadi di sisi timur, tenggara dan selatan.

Adanya suplai magma dari perut Gunung Sinabung maka guguran lava yang menghasilkan awan panas umumnya terjadi setelah pertumbuhan kubah lava. Awan panas ini merupakan campuran material berukuran debu hingga blok bersuhu lebih dari 700 derajat celsius yang meluncur dengan kecepatan bisa di atas 100 kilometer per jam.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

__________________________________________

3 Tewas dan 4 Kritis Terkena Awan Panas Gunung Sinabung

21 Mei 2016 19:15 WIB
Share
Tweet

KARO - Luncuran awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara kembali menimbulkan korban jiwa pada Sabtu (21/5) pukul 16.48 Wib. Data sementara berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Karo terdapat 7 orang terkena awan panas, dimana 3 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka dalam kondisi kritis. Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi korban. Korban telah dibawa ke rumah sakit. Beberapa rumah terbakar akibat terlanda awan panas. Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi dengan memperhatikan kondisi aktivitas erupsi Gunung Sinabung.

Korban adalah warga Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat,Kabupaten Karo yang sedang melakukan aktivitas berkebun di ladangnya. Desa Gamber berada dalam radius 4 km dari puncak kawah Gunung Sinabung. Harusnya daerah ini kosong karena merupakan zona merah yang semua warganya tidak boleh melakukan aktivitas. Sebagian besar warga Desa Gamber telah mengungsi sejak lama dan rencana akan direlokasi mandiri. Masyarakat Gamber telah diberikan bantuan sewa lahan pertanian dan sewa rumah oleh Pemerintah agar tidak melakukan aktivitas di zona merah. Namun demikian ada sebagian masyarakat yang tetap nekat melakukan aktivitas pertanian di kebunnya meskipun telah dilarang aparat.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, yang saat ini berada di Turki memimpin delegasi Republik Indonesia dalam The World Humanitarian Summit, telah menerima laporan kejadian bencana di Gunung Sinabung. Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB untuk segera ke Karo untuk mendampingi BPBD Kabupaten Karo dalam penanganan darurat erupsi Gunung Sinabung. Dandim Karo sebagai Komandan Tanggap Darurat agar mengkoordinir pencarian dan penyelamatan korban. Lebih memperketat penjagaan dan patroli sehingga zona merah benar-benar tidak ada aktivitas masyarakat di dalamnya.

Aktivitas Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Pada Sabtu (21/5) telah terjadi awan panas guguran yang terjadi secara menerus pada pukul 14.28, 15.08, 16,39, dan 16.48 Wib. Awan panas guguran mencapai 4,5 km dimana mencapai Sungai Lao Borus ke arah Barat. Tinggi kolom abu vulkanik mencapai 3.000 meter. Status Awas. Potensi letusan masih tetap tinggi dan dapat terjadi kapan saja.

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan masyarakat dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta dalam jarak 4 km untuk sektor utara – timurlaut Gunung Sinabung agar dievakuasi ke lokasi yang aman. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

______________________________________________


Erupsi Sinabung 5/10/2014 terpantau dari Lou Borus Desa Gamber Via ‏@karo_news

Info Karo ‏@karo_news
Erupsi Sinabung 5/10/2014 terpantau dari Lou Borus Desa Gamber | Foto: Putra Manda Ginting
10.41 - 5 Okt 2014
________________________

Desa Gamber:
LatLong: 3.151222, 98.42116390000001
Credibility: UP DOWN 0

Leave a Comment
Name:
Email:
Comments:
Security Code:
19 + 7 =

Additional Reports

Kawasan Rawan Bencana Kuta Tonggal

13:57 Nov 24, 2013

South Country Village Drive, Oregon City, OR 97045, USA, 0.76 Kms

Kawasan Rawan Bencana Sinabung: Desa Simacem

02:25 Nov 16, 2013

Simacem, 1.39 Kms